Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Anggota DPRD DKI: Mobil Masuk Jakarta Bayar Aneh dan Kurang Adil

    Jakarta - Anggota Komisi D Fraksi Hanura Wahyu Dewanto menganggap wacana bea masuk bagi kendaraan dari luar Jakarta sebagai hal aneh dan tidak berkeadilan. Wahyu pesimistis wacana itu bakal sukses mengurai macet.

    "Saya kira wacana pengaturannya agak sangat aneh dan kurang berkeadilan, karena hanya dikenakan bagi kendaraan yang mau masuk kota Jakarta saja," ujar Wahyu lewat pesan singkat, Minggu (25/3/2018). 

    Wahyu kemudian mencontohkan Singapura yang sudah telah sukses menerapkan sistem Electronic Road Pricing (ERP). Menurutnya Indonesia harus mencontoh penerapan sistem tersebut, bukan malah membatasi kendaraan yang masuk ke Jakarta dengan sistem bayar.

    "Di Singapura, setiap kendaraan yang masuk Kawasan Road Pricing, dikenakan biaya dengan sistem elektronik, mobil dan juga sepeda motor. Kalau hanya membatasi dengan mengenakan biaya terhadap mobil yang masuk Jakarta, kepadatan lalu lintas di Jakarta belum tentu berkurang, mengingat di Jakarta sendiri populasi mobil sudah amat sangat tinggi," terangnya.

    Dia khawatir jika usulan ini diberlakukan malah meningkatkan jumlah pengguna motor. Jadi sama sekali tidak memberi solusi untuk mengurai kemacetan.

    "Selain itu juga akan mendorong masyarakat luar Jakarta yang masih ingin menggunakan kendaraan pribadi untuk menggunakan sepeda motor," ujarnya. 

    Wahyu kemudian mendorong sistem ERP untuk segera diimplementasikan di Jakarta. Dia juga berharap transportasi umum makin nyaman seiring berjalannya waktu.

    "Akan lebih tepat kalau rencana pemberlakuan kawasan lalu lintas berbayar atau elektronic road pricing yang sudah direncanakan,harus segera diimplementasikan. Tentu pemberlakuannya harus diimbangi dengan ketersediaan angkutan umum yang memadai, baik yang berbasis rel maupun jalan raya," saran Wahyu.

    Sebelumnya, Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan usulan mobil masuk ke Jakarta berbayar merupakan salah satu program jangka panjang untuk mengurai macet. Diharapkan dengan usulan ini memaksa orang untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum. Sumber : Detik.com

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728